Friday, March 27, 2009
free foto collection
read more | digg story
Sunday, March 22, 2009
Complete list of search engines included in Web CEO submission tool The Web CEO submission
Complete list of search engines included in Web CEO submission tool
The Web CEO submission tool will help you list your website in all the search engines shown below. For most search engines, automatic submission is supported. However, some search engines require an activity from your side which can not be imitated by a machine (e.g. directories or pay-per-click listings will not allow you to submit automatically). For those cases, Web CEO still minimizes your effort by providing a convenient interface, submission guidelines and ability to include manual submissions into general reports.
All search engines listed here are available in all editions, incl. the Free Edition.
Automatic Submission:
Abacho (Austria)
Abacho (France)
Abacho (Germany)
Abacho (Switzerland)
Abacho (Turkey)
Abacho (UK)
Abraham (Italy)
Acoon (Germany)
AdmCity (China)
Aeiwi
Aesop (USA)
AiwaGulf (Persian Gulf)
Alexa
Amfibi
Amidalla
ArabSites (Middle East)
Arianna (Italy)
AT-LA
Aucti0n
AxxaSearch
Balaa, China
BangladeshSearch
Beamed
BigFinder
Burf.com
Caloweb.de
Canadian Content
CdNet
CozyCabin
CurryGuide
DinoSearch
DW Infoserver
EEVL (UK)
Entireweb (USA)
Evisum
ExactSeek
Find Once (UK)
Find.co.uk
FindInfo
Gais (Taiwan)
Global Submit
Google (with all regional subdivisions)
Gooru (Poland)
HomerWeb
Infoseek.pl
Infosniff
Infotiger (Germany)
IntelSeek
Jayde
JDGO
Jyxo Group
Khoj.com
KillerInfo
LookSeek
MavicaNET
Mirago UK
MixCat
Nathan.de
National Directory Group
Netsprint (Poland)
Objects Search
Online-Favoriten (Germany)
OnlinePilot.de
ooBdoo
Rambler, Russia
Scrub The Web
Search Hound
Search.ch
SearchIt
SearchUK
Sensis.com.au
Sootle
SplatSearch
Subjex
SurfGopher
SusySearch
Szukacz (Poland)
Vinden (The Netherlands)
VoyagerSearch
Walhello
WebSquash
WiseNut (Korea)
WWW.Ru (Russia)
Yandex, Russia
Yellow Pages Superhighway
Manual Submission:
7Search
All The Web
AllesKlar
Altavista
Aport.Ru (Russia)
Asiadragons (South East)
Ask Jeeves/Teoma
BBC Webguide
Claymont
DMOZ
Enhance (Guaranteed Inclusion)
Enhance Interactive, Inc.
Entireweb Express Inclusion
ePilot.com
Espotting.com
FindTarget
FindWhat
Galaxy
GigaBlast
Gimpsy
GoGuides
Google.com AdWords Select
ILSE, Netherlands
Joe Ant
Jubii (Lycos, Denmark)
Kanoodle.com
Kobala (Netherlands)
LookSmart business
Lycos (France)
Lycos (Italy)
Lycos (Netherlands)
Lycos InSite™ AdBuyer
Mirago Paid Submission
Onet.pl
Onet.pl (directory)
Overture
OzSearch, Australia
Qango
Search Hippo
Skaffe.com
UK Net Guide
VeryGoodSearch (USA)
Vindex (The Netherlands)
Voila, France
WebWombat, Australia
Wirtualna Polska
Wirtualna Polska (directory)
Yahoo! (directory)
Yahoo! Pay-for-Performance
Yahoo! Search
Yahoo! Search -- Site Match
Zeal43 Things Tags: Complete, List search engines, Web CEO, Submission tool, Web CEO submission tool, Website, Search engines, Free, Automatic submission, Require an activity, Pay-per-click listings, Submit automatically, Submissions into general reports, General reports Buzzwords: Complete, List search engines, Web CEO, Submission tool, Web CEO submission tool, Website, Search engines, FreeDel.Icio.Us Tags: Free tutorial, Complete, List search engines, Web CEO, Submission tool, Web CEO submission tool, Website, Search engines, FreeLiveJournal Tags: Free tutorial, Complete, List search engines, Web CEO, Submission tool, Web CEO submission tool, Website, Search engines, FreeTechnorati Tags: Free tutorial, Complete, List search engines, Web CEO, Submission tool, Web CEO submission tool, Website, Search engines, Free
Friday, March 20, 2009
Dampak krisis ekonomi di Asean
![]() | |
| Sukanya Samang, salah seorang warga Thailand yang terkena PHK |
Sukanya Samang selama ini belum pernah mendengar konsep "decoupling". Kalau pun dia pernah, dia pasti tahu artinya dari pengalaman getirnya sendiri bahwa itu mitos.
Gagasan yang digulirkan beberapa tahu terakhir adalah bahwa perekomian kawasan Asia Timur berkembang begitu cepat, dengan permintaan domestik dan perdagangan di antara sesamanya meningkat, mereka akan menjadi kurang rentan terhadap kelesuan ekonomi di bagian lain dunia.
Tidak seperti krisis keuangan Asia 1997, kebanyakan bank di kawasan cukup sehat, dengan eksposur terbatas ke masalah pinjaman berisiko tinggi yang macet, dan banyak negara memiliki cadangan devisa asing yang sangat bagus.
Sukanya Samang adalah seorang dari banyak warga miskin Tahiland yang mengisi lowongan pekerjaan yang terbuka selain perusahaan manufaktur dari Eropa, Amerika, Jepang, Korea dan Taiwan membangun pabrik di kawasan Asia Selatan yang upah buruhnya lebih rendah.
Suaminya bekerja sebagai satpam. Dan, sampai Januari, dia bekerja di gudang yang mengemas suku cadang mobil untuk raksasa industri otomotif Thailand.
Dia mempunyai bayi laki-laki berusia 18 bulan, dan hamil tua dengan anak keduanya.
Namun, ketika dia dan rekan sepekerjaannya kembali dari libur tahun baru, mereka mendapat kabar bahwa mereka diliburkan.
Perusahaan mereka dengan licik memecat mereka hanya satu hari sebelum mereka genap bekerja satu tahun, artinya mereka tidak mendapat kompensasi.
Dia mengatakan, dia tidak punya gambaran soal rencana berikutnya. Pengeluran ongkos untuk kesehatannya sudah sangat berat.
"Yang mereka lakukan kepada kami tidak adil," ujar rekan sekerja Sombat Doklam. "Kami tidak menerima peringatan, sehingga kami tidak punya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan lain. Dan kini, tidak ada pekerjaan di sekitar."
Kini, para pekerja korban PHK itu duduk-duduk di asrama yang telah menjadi rumah mereka setahun terakhir.
Sebagian besar dari mereka akan pulang kampung ke tempat asal mereka di Thailand barat laut yang miskin dengan mengendari sepeda motor.
Sepeda motor itu lambang kemakmuran yang baru mereka dapat. Mereka masih menanggung hutang atas pembelian kendaraan bermotor itu, dan mungkin mereka harus segera melepasnya.
’Kesulitan nyata’
Mitos decoupling porak-poranda di Thailand dengan statistik sederhana. Beberapa dekade setelah negara ini mengkampanye pertumbuhan berbasis ekspor, ekonomi domestik ternyata masih kecil.
![]() | |
| Banyak pabrik ditutup di Thailand akibat resesi global |
Di luar dugaan ekspor Thailand mencapai dua pertiga dari GDP. Sebagai perbandingan angka itu hanya sepertiga di Cina.
Negara tetangga, Malaysia lebih bergantung pada pasar asing; Singapura jauh lebih bergantung lagi.
Dengan demikian, tidak mungkin Asia Tenggara bisa menghindari masalah yang ditimbulkan oleh krisis kredit bermasalah di pasar Barat.
Ekspor dari Singapura merosot sebesar 35% bulan Januari. Penurunan itu mencapai 25% di Thailand, dan itu terjadi setelah kemerosotan 15% bulan Desember.
Ekonomi Thailand mengalami kontraksi dengan laju tahunan lebih dari 6% pada kuartal pertama tahun 2008. Singapura memprediksi ekonominya akan menyusut 5% tahun ini.
Jadi, apa yang bisa dilakukan pemeirntah di kawasan untuk meredakan dampak? Tidak banyak
Ekonomi akan mendominasi pertemuan puncak di Hua Hin, Thailand akhir pekan ini, tapi kesepuluh negara anggota tidak bisa berbuat banyak selain berharap dan berdoa pemulihan dini terjadi di Eropa dan Amerika Serikat.
"Kami bisa mempertahankan mesin Thailand mungkin selama beberapa tahun ke depan," kata Menteri Keuangan Thailand Korn Chatikavanij dalam wawancara dengan BBC setelah meloloskan paket situmulus senilai 11 miliar dollar di parlemen.
"Saya berharap ada cukup waktu bagi para mitra dagangan kami untuk pilih. Jika ekonomi dunia gagal pulih, maka kami seperti orang lain di sini, akan mengalami kesulitan nyata," tambah Korn.
Bukti anekdotal masalah ekonomi mudah sekali ditemukan di Thailand.
Di sebuah busana kelas atas di Bangkok, seorang wanita pramuniaga mengatakan kepada saya bahwa angka penjualan menurun 80% dalam satu tahun terakhir, memusnahkan komisi yang biasanya mencapai dua pertiga gajinya.
Dia khawatir bahwa dia tidak akan bisa membayar angsuran mobil yang dia beli baru-baru ini.
Seorang sopir taksi mengatakan, dia harus bekerja lembur hingga menjalani shift tambahan setelah istrinya kehilangan pekerjaan di pabrik - tapi dia melihat jumlah penumpang merosot tajam tahun ini.
Kementerian Tenaga Kerja Thailand mengumumkan, 163 perusahaan tutup bulan Januari. Lembaga itu yakin sedikitnya setengah juta pos pekerjaan hilang tahun ini.
"Itu jika rencana stimulus berhasil," kata Korn Chatikavanij. "Jika tidak, jumlah itu bisa mencapai satu juta."
Untuk negara yang sudah mengalami dampak krisis politik berlarut-larut, ini adalah prediksi yang menakutkan.
Tempat cerah?
Di Filipina, salah satu kekhawatir terbesar adalah bahwa jutaan warga yang bekerja di luar negeri, yang kirima uangnya mencapai lebih dari 10% dari GDP, akan mulai kehilangan pekerjaan mereka di negara lain.
Trend yang sama juga bisa mempengaruhi Birma, negara yang begitu miskin dan terkucil dari ekonomi dunia, sehingga sulit untuk melihat masalah kredit berisiko tinggi mendatangkan dampak di sana.
Namun, puluhan ribu warga Birma yang bekerja sebagai pelaut di armada pelayaran dunia - dan pelayaran terpukul oleh kelesuan ekonomi global.
Adakah tempat yang cerah di Asia Tenggara? Negara terbesar di kawasan, Indonesia kurang bergantung pada ekspor sehingga mungkin akan bisa menahan dampak krisis lebih baik daripada para tetangganya.
Namun, dengan begitu banyak dari 240 juta warganya hidup di sekitar garis kemiskinan, dan 2,5 juta pencari kerja baru memasuki pasar tenagakerja setiap tahun, kelesuan ekonomi apa pun akan membawa dampak.
Namun, bagaimana dengan negara termuda dunia, dan salah satu negara termiskinnya? ta, Timor Leste yang mungil, dengan wilayah setengah dari salah satu pulau di Indonesia yang bisa dikatakan tidak punya ekonomi dalam tahun-tahun pertama kehadirannya, sebenarnya tumbuh lebih dari 10% tahun lalu.
Saya bertemu dengan Presiden Yimor Leste Jose Ramos-Horta bulan lalu, dan dia luar biasa optimistis soal prospek negaranya tahun depan.
Pendapat dari gas dan minyak lepas pantai Timor Leste akan merosot tajam tahun ini, memang, demikian kata sang presiden, tapi saat itu pemerintah baru mulai membelanjakan pendapatan. Dan, belanja itu jelas mendatangkan dampak positif.
Timor Leste mulai tumbuh dari landasan kegiatan ekonomi yang sangat rendah. tapi, setidaknya itu akan menyelamatkannya, dari dampak dahsyat kelesuan yang bisa jadi lebih buruk daripada krisis traumatis yang menelan Asia Tenggara 11 tahun silam.
43 Things Tags: Dampak krisis, Ekonomi di Asean, Pemimpin Asia Tenggara, Gagasan, Lowongan pekerjaan, Terbuka, Eropa, Amerika, Jepang, Korea, Taiwan, Asia Selatan, Otomotif, Kompensasi, Bisnis, Global, InternetBuzzwords: Dampak krisis, Ekonomi di Asean, Pemimpin Asia Tenggara, Gagasan, Lowongan pekerjaan, Terbuka, Eropa, Amerika, Jepang, Korea, Taiwan, Asia Selatan, Otomotif, Kompensasi, Bisnis, Global, InternetDel.Icio.Us Tags: Dampak krisis, Ekonomi di Asean, Pemimpin Asia Tenggara, Gagasan, Lowongan pekerjaan, Terbuka, Eropa, Amerika, Jepang, Korea, Taiwan, Asia Selatan, Otomotif, Kompensasi, Bisnis, Global, Internet Flickr Tags: Dampak krisis, Ekonomi di Asean, Pemimpin Asia Tenggara, Gagasan, Lowongan pekerjaan, Terbuka, Eropa, Amerika, Jepang, Korea, Taiwan, Asia Selatan, Otomotif, Kompensasi, Bisnis, Global, Internet LiveJournal Tags: Dampak krisis, Ekonomi di Asean, Pemimpin Asia Tenggara, Gagasan, Lowongan pekerjaan, Terbuka, Eropa, Amerika, Jepang, Korea, Taiwan, Asia Selatan, Otomotif, Kompensasi, Bisnis, Global, InternetTechnorati Tags: Dampak krisis, Ekonomi di Asean, Pemimpin Asia Tenggara, Gagasan, Lowongan pekerjaan, Terbuka, Eropa, Amerika, Jepang, Korea, Taiwan, Asia Selatan, Otomotif, Kompensasi, Bisnis, Global, Internet
Thursday, March 19, 2009
MK Test Materials Reject Law on Income Tax
Jakarta (ANTARA News) - Constitutional Court (MK) decided, refused to test the material in a number of articles of Law Number 36 Year 2008 on Income Tax (PPh).
Decision is read in the council, led by head of MK Moh. Mahfud MD in Jakarta on Friday. Decisions are in fact already decided in the meeting Permusyawaratan Hakim MK Konsitusi on 17 March 2009.
Application of the test materials submitted by the Income Tax Act Gustian Djuanda, WNI work as a lecturer in higher education.
Articles that are tested dimohonkan article 7, paragraph (1) a set of income tax is not (PTKP), and Article 9 paragraph (1) letter g the set of things that can reduce the amount of tax revenue is (PKP).
Applicant prove that the rules in the articles that the applicant the burden of living facilities for the small subtrahend and the tax inequities in the tax burden.
Norms of the 1945 Constitution that was submitted as a means of testing the applicant is Article 27, paragraph (2), Article 28b, paragraph (1), and Article 28H Paragraph (1).
Objection against it, argues that the MK PTKP is a government policy that the full powers of government are required to each WN without being associated with the minimum wage.
"Thus the objection that the applicant feels aggrieved konstitusionalnya rights, not against the 1945 Constitution so that the applicant does not reasoned objection," said Mahfud.
While on the article 9, MK says that the article has clearly stated that the charity can earn up dikurangjan from PKP.
"Thus says MK refuse a request to all applicants," said Mahfud MD. (*)
Flickr Tags: Test Materials, Reject Law on, Income Tax, Indonesia, Bisnis, Law, Information, Pajak LiveJournal Tags: Test Materials, Reject Law on, Income Tax, Indonesia, Bisnis, Law, Information, PajakTechnorati Tags: Test Materials, Reject Law on, Income Tax, Indonesia, Bisnis, Law, Information, Pajak 43 Things Tags: Test Materials, Reject Law on, Income Tax, Indonesia, Bisnis, Law, Information, PajakBuzzwords: Test Materials, Reject Law on, Income Tax, Indonesia, Bisnis, Law, Information, PajakDel.Icio.Us Tags: Test Materials, Reject Law on, Income Tax, Indonesia, Bisnis, Law, Information, Pajak
Thursday, March 12, 2009
Dampak Krisis Ekonomi Global: 210 juta orang Akan Menjadi Pengangguran
Posted on 21 October 2008
Akibat krisis ekonomi global, Organisasi Perburuhan Dunia (ILO) memperkirakan sekitar 20 juta orang akan kehilangan pekerjaannya hingga akhir 2009. Jumlah ini akan semakin meningkatkan jumlah pengangguran global dari 190 juta orang pada tahun 2007 menjadi 210 juta orang pada akhir tahun 2009. Peningkatan jumlah pengangguran secara fantastis ini mengancam terjadinya krisis sosial global.Direktur ILO, Joan Somavia dalam keterangan persnya pada 21/10 seperti dikutip Aljazeera, mengatakan angka pengangguran yang demikian besar memerlukan upaya penanggulangan yang cepat dari pemerintah negara-negara di dunia. Untuk itu, dia menghimbau agar segera dilakukan koordinasi antar pemerintah guna menghindarkan terjadinya krisis sosial global, akibat meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan di dunia.
Menurut Joan, krisis ekonomi global bukan hanya krisis pasar modal Wall Street saja, tapi akan berdampak pula terhadap kehidupan sosial masyarakat. Dia juga mengingatkan pemerintah di negara-negara di dunia agar tidak hanya memberikan dana penyelamatan bagi lembaga-lembaga keuangan, tapi memperhatikan pula penanggulangan dampak social dari krisis ekonomi global terhadap perekonomian keluarga.
“ jaringan pengaman social, subsidi pemerintah untuk penduduk miskin, jaminan mendapat lapangan pekerjaan, memperketat pemutusan kerja, harus menjadi perhatian pemerintah di masa-masa mendatang” ungkap Direktur ILO.[syarif/alj/www.suara-islam.com]
43 Things Tags: Dampak Krisis Ekonomi Global, Menjadi, Pengangguran, Hot isu, Bertita utama
Blogger Labels: Dampak Krisis Ekonomi Global, Menjadi, Pengangguran, Hot isu, Bertita utama
Technorati Tags: Dampak Krisis Ekonomi Global, Menjadi, Pengangguran, Hot isu, Bertita utama
LiveJournal Tags: Dampak Krisis Ekonomi Global, Menjadi, Pengangguran, Hot isu, Bertita utama
Thursday, March 5, 2009
OTONOMI DAERAH, SETENGAH HATI. TIADA ARTI
- Sudah tidak adalagi potensi wilayah pertambangan yang masih prospek untuk di eksploitasi karena lebih dari 70% luas potensi sumber daya alam Batubara diwilayah Kalimantan Selatan ini telah di kuasai oleh PKP2B atau Kuasa Pertambangan terbitan pemerintah pusat.
- Tumpang tindih dengan SK 453 Menhut tentang tentang penunjukan kawasan hutan yang hingga saat ini belum menemukan titik temu dan kebijakan yang labih menguntungkan.
- Tumpang tindih dengan ereal perkebunan terutama kelapa sawit. Perkebunan kelapa sawit terkesan tidak memiliki masalah apapun terhadap berabagai kebijakan pemerintah, mulai dari kehutanan, pertanian dan pertanahan. Banyak konflik yang terjadi di dalam masyarakat tetapi hal tersebut tidak pernah mencuat, mulai dari sengketa lahan, HGU yang tidak jelas, overlaping dsb.








